4
Diciptakan Hawa Sebagai Istri Adam
Sebelum akhirnya diturunkan ke bumi, Nabi Adam tinggal di surga atas perintah Allah. Namun ketika berada di surga, Nabi Adam sering merasa kesepian karena hidup sendirian dan tanpa siapapun.
Hingga Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk kiri Nabi Adam ketika dia sedang tidur. Kehadiran Hawa sendiri menemani Nabi Adam.
Ketika malaikat bertanya kepada Allah mengapa Dia menciptakan Hawa, Allah menjawab bahwa Hawa diciptakan untuk menemani Nabi Adam dan membahagiakannya sesuai dengan kehendak Allah.
Nabi Adam dan Hawa diizinkan untuk hidup bersama di surga untuk sementara waktu dan menjalani hidup sepenuhnya.
Namun, Allah memberi peringatan kepada Adam dan Hawa, "Selama mereka berada di surga, mereka tidak diperbolehkan mendekati atau memakan buah apa pun dari pohon Khuldi."
ADVERTISEMENT
Namun karena godaan dan tipu daya setan, Adam dan Hawa akhirnya gagal menepati janjinya kepada Allah dan melanggar larangan Allah dengan memakan buah Khuldi.
Setelah mereka memakan buah tersebut, mereka berdua merasakan efeknya yang memperlihatkan bagian pribadi mereka berdua.
Karena malu, Adam dan Hawa mencari dedaunan untuk menutupi auratnya. Karena malu dan menyesal telah melanggar larangan Allah, keduanya menangis dan memohon doa pengampunan dosa.
Nabi Adam dan Hawa Diturunkan ke Bumi
Setelah memohon ampun kepada Allah, akhirnya Allah menerima taubat mereka. Namun keduanya harus diutus dari langit ke bumi sebagai khalifah.
Ketika diturunkan, keduanya turun secara terpisah. Nabi Adam diturunkan di Hindustan sedangkan Hawa di Jeddah. Mereka dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh.
Setelah sekian lama diturunkan, akhirnya mereka bertemu di Jabal Rahmah yaitu di daerah Arafah.
ADVERTISEMENT
Tentu saja pertemuan keduanya merupakan suatu hal yang membahagiakan sehingga mereka pun bertemu. Mereka bisa kembali menjalani hidup dengan bahagia.
Comments
Post a Comment